Friday, December 31, 2010

#2010memory

Waktu saya nulis ini, saya lagi dengerin Pachelbel Cannon in D Major. Dan perasaan langsung enak :) saya tahu sebentar lagi jam dua belas bakalan datang, dan 2010 bakalan pergi. banyak hal yang sudah berubah dalam satu tahun ini :) semuanya jadi satu.. yang disebut kenangan. ngga bisa diulang. tapi, ada yang lebih kita tunggu. 2011 adalah harapan.

2010 memories : ini yang benar-benar ngebekas. emyr. seseorang yang berpengaruh dalam hidup saya dan teman-teman saya. hal yang saya sangat sesalin adalah, kenapa waktu study tour ada, kita bukannya seneng-seneng, ngebuat kenangan, malah harus berantem. saling ngebuka aib masing-masing.. karena kita semua anak SMP, pikiran kita benar-benar sederhana.
tapi, satu tahun bisa mengubah banyak hal. dia bilang, dia mau pindah ke Jambi. pertama, saya biasa aja dengernya, tapi lambat laun, waktu saya pulang sendirian, dan waktu saya nengok ke kanan, atau ke kiri.. ngga ada Emyr. Don't get me wrong, karena dia itu tetangga, dan teman satu kelas. dan rasanya ada sesuatu yang hilang dari situ. sesuatu yang besar.

baru saja, saya SMS emyr begini : emyr, semoga kita ketemu lagi. aku percaya Tuhan baik sama kita dan mau dengerin doa kita. kami kangen lho myr ^^ take care disana yah,  doa kami selalu menyertaimu.

친구, 사랑해! 화이팅! 행복하세요! ㅋㅋ^^ 

Sunday, December 26, 2010

Hope Is A Dream That Never Sleeps

kemarin, waktu AFF Cup di Bukit Jalil, penonton-penonton pada histeris. twitter juga histeris (saya juga histeris!) tapi kita histeris karena kita belum berhenti berharap. berhenti berharap biar kita keluar jadi pemenang. dan sama kaya lagunya Kyuhyun yang agak sama dengan situasi ini hahaha.

It doesn’t matter if I’m lonely. Whenever I think of you
A smile spreads across my face.
It doesn’t matter if I’m tired. Whenever you are happy
My heart is filled with love.
Today I might live in a harsh world again.
Even if I’m tired, when I close my eyes, I only see your image.
The dreams that are still ringing in my ears
Are leaving my side towards you.
Everyday my life is like a dream.
If we can look at each other and love each other
I’ll stand up again.
To me, the happiness of those precious memories
Will be warmer during hard times.
For me, hope is a dream that never sleeps.
Like a shadow by my side you always
Quietly come to me.
To see if I’m hurt, to see if I’m lonely everyday
With feelings of yearning, you come to me.
Even if the world makes me cry, I’m okay.
Because you are always by my side.
Like dust, will those memories change and leave?
I’ll keep smiling to ease my heart.
Everyday my life is like a dream.
If we can look at each other and love each other
I’ll stand up again.
To me, the happiness of those precious memories
Will be warmer during hard times.
For me, hope is a dream that never sleeps.
No matter how many times I stumble and fall
I’m still standing like this.
I only have one heart.
When I’m tired you become my strength.
My heart is towards you forever.
So I swallowed the hurt and grief.
I’ll only show you my smiling form.
It doesn’t even hurt now.
I’ll always hold on to the dreams I want to fulfill with you
I’ll try to call for you at the place I cannot reach
I love you with all my heart.




"pernahkah kamu berhenti berharap?"
"aku belum pernah. dan sepertinya tidak akan pernah."

Tuesday, December 14, 2010

Thanks

terimakasih atas semua dukungannya. atas semua cerita-cerita lucu ataupun yang bikin menguras air mata. kalian bener-bener ngebuat saya seneng. makasih. sebentar lagi kita bakalan ga bisa ketemu dalam waktu yang lama kan? tapi saya tau saya bisa ngelewatin semua bukit berbatu ini, sama seperti dulu.

saya beruntung bisa ketemu kalian. saya beruntung kalian selalu ada :)

Saturday, December 11, 2010

Goodbye UAS!

YEAH! Saya kembali lagi setelah sedikit lama menghilang dari dunia yang sunyi ini (?) kenapa? karena bergembiralah, pulanglah ke rumahmu dan ambil korek apimu lalu hidupkan tungkumu, rayakan berita gembira ini, kawan! --> karena kebanyakan belajar majas dan diksi, yeah jadi puitis gini deh bahasanya. Kenapa bergembira? uas sudah selesai. iyaaa, uas, yang penuh dengan tantangan yang memacu adrenalin dan pertarungan urat leher itu telah berakhir.
Oke, mau review sedikit. Sepertinya saya gagal dalam bahasa Inggris. itu kegagalan pertama saya dalam bahasa inggris. soalnya membunuh sekali. tapi kekhawatiran itu ya alhamdulillahnya ga berlarut-larut. tadi dikasih tau nilai2 rapor gitu, akhirnya bisa senyum-senyum, joget-joget kesurupan lagi deh *peace*
Dan karena uas sudah berakhir, saya dan enam orang teman saya memutuskan membuang sial. Begini, biasanya orang buang sialnya pake minum-minum kan ya? nah, karena kami yang umbelan ingusan dan inosen ini belum boleh minum-minum (ga boleh malah) kami memutuskan membuang semua kesialan kami dengan. BERKARAOKE. Jreng jreng jreng!
Kami akhirnya sampai disana dengan sehat walafiat dan langsung duduk. Btw kalo boleh komen, roti bakar sama es jeruk nipisnya (es jeruk nipis bukan ya? bodo. yang penting masuk mulut) enak pake banget.
Dan disinilah semua emosi kami tuangkan. Lagunya Greenday, terus Keong Racun bahkan kami cobain satu persatu. Mana pada loncat-loncatan di kursi lagi ckckck. Kami ber-Lady Gaga-an dengan sedikit malu-malu karena MV nya itu lhooo hehehe. Untung MV Alejandro ga dikeluarin deh. kalo iya... hmm sepertinya kami berdosa. Lalu kami ber-Black Eyed Peas-an dengan malu-malu juga. Karena MV nya sama aja parahnya. Alhamdulillahnya pas ber Kesha ria ga terlalu gitu amat MV nya.
Lalu tentu saja kami ber-Kpop ria karena kami adalah kpopfreakersuhyeahmankerengatuh? Tau maksudnye? engga kan? oke makasih. Lagu-lagu DBSK yang Balloon, Mirotic, Wrong Number, Purple Line, Doushite Kimi Wa Suki Ni Natte Shimattan Darou untungnya ada. Tapi sedikit surprised karena lagunya Super Junior cuma ada Sorry Sorry doang, dan sedikit kecewa karena belum ada Bigbang, 2PM ataupun 2NE1. Tapi ga apa deh, toh udah jingkrak-jingkrak buang sial :D
Dan, hampir berakhir waktu akhirnya nyanyi lagu Ballad Indonesia. Kita pilih lagunya Chrisye yang Lirih dan Kerispatih yang Lagu Rindu. Sukses ngebuat nangis. Dan apalagi saya memperparah  menghanyutkan keadaan dengan cara, 'Hey, Yovie & Nuno yuk. Yang Seperti Bintang.' Dan bodohnya diterima. Karena lagunya tuh daleeeeeeeemm banget dan karena kami adalah pencolong daleman anak-anak 14 tahun yang cengeng, kami terharu baca liriknya. Cekidot :

Seperti Bintang


Anda Saja Engkau Tahu

Resahku Karenamu

Andai Aku Di Benakmu

Alangkah Indahnya Dunia


Bila Ada Satu Nama Ku Rindu

Selalu Sebutkan Dirimu

Seperti Bintang Indah Matamu

Andaikan Sinarnya Untuk Aku

Seperti Ombak Debar Jantungku

Meranti Jawabanmu


Pernah Aku Dengar Darimu

Engkau Kini Sendiri

Namun Adakah Kau Dengarkan Aku

Yang Benar Inginkan Kamu


Mungkin Aku Terlalu

Berharap Yang Tak Tentu

Adakah Aku


Monday, November 29, 2010

About Sapardi Djoko Damono's Poem

Bagi yang ngga tau, saya suka puisinya Pak Sapardi Djoko Damono :D bahasanya sederhana tapi indah dan deep sekali hehe. Udah deeeh ngga usah banyak cingcong, cekidooot :

AKU INGIN

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu




Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
 
Hujan Bulan Juni
Sapardi Djoko Damono
tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

Dalam Doaku

Dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang
semalaman tak memejamkan mata, yang meluas bening
siap menerima cahaya pertama, yang melengkung hening
karena akan menerima suara-suara
Ketika matahari mengambang tenang di atas kepala,
dalam doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang
hijau senantiasa, yang tak henti-hentinya
mengajukan pertanyaan muskil kepada angin
yang mendesau entah dari mana
Dalam doaku sore ini kau menjelma seekor burung
gereja yang mengibas-ibaskan bulunya dalam gerimis,
yang hinggap di ranting dan menggugurkan bulu-bulu
bunga jambu, yang tiba-tiba gelisah dan
terbang lalu hinggap di dahan mangga itu
Maghrib ini dalam doaku kau menjelma angin yang
turun sangat perlahan dari nun di sana, bersijingkat
di jalan dan menyentuh-nyentuhkan pipi dan bibirnya
di rambut, dahi, dan bulu-bulu mataku
Dalam doa malamku kau menjelma denyut jantungku,
yang dengan sabar bersitahan terhadap rasa sakit
yang entah batasnya, yang setia mengusut rahasia
demi rahasia, yang tak putus-putusnya bernyanyi
bagi kehidupanku
Aku mencintaimu.
Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan
keselamatanmu


Sebenernya masih banyak bangeeet, Tapi karena yang diatas adalah tiga teratas favoritku, yang lain kapan-kapan yaah hehe

Friday, November 26, 2010

My Short Poem

Dalam mimpiku bertahun lalu
Lintang hadir di dalamnya dan merengkuh semuanya
Lalu saat semuanya indah dan tampak nyata
Bayangnya berpendar, pudar, membumbung tinggi dan menghilang
Padahal masih terlalu pagi, terlalu dini ketika dia menghilang
Bahkan aku belum sempat menyampaikan semua yang ingin aku ucapkan

Sunday, November 21, 2010

Apakah Saya Normal?

Baru-baru ini bawaannya pusing mulu. Kenapa? Karena rumah saya sekarang jadi berantakan banget. Oke. Pake banget. Jadi ceritanya dua orang nenek dan satu orang kakek saya mengungsi disini karena peristiwa merapi itu. Lalu yang ke dua, kamar saya penuh dengan kertas. Saya ga ngerti deh kenapa bisa ada kertas bejibun gitu. Saya bahkan menyimpulkan kertas itu mendatangi saya sendiri.
Saya merasa kurang sekali istirahat. Hari Minggu tuh berasa cepeeeeeeet banget malah ga ada kerjaan. Padahal hari Senin tuh beneran nyebelin. Ada pelajaran tambahan sampai jam dua seperempat dan jam tiga saya harus les neutron. Bisa kebayang bagaimana capeknya? Yeah saya berdoa aja semoga pengorbanan ini ga sia-sia. Amin.
Kalau dihitung-hitung, les itu mengorupsi waktu saya. Saya bahkan lupa berapa kali dalam seminggu saya harus les. Saya bahkan sampai lupa hari. Saya bahkan saking seriusnya belajar matematika, sampai lupa pakai baju pramuka di hari Kamis padahal harusnya pakai baju pramuka itu di hari Jumat *dodol banget*
Dan yang membuat saya sadar sepertinya saya jadi study holic adalah peristiwa di hari Sabtu. Saya memutuskan untuk beli buku berjudul Rahim karangan Fahd Djibran. Btw, saya usulin deh baca buku ini karena isinya ya allaaaaaaah ngeharuin bangeeet! Hiks. Ngga bakal nyesel baca buku ini deh. Iya, jadi tuh buku tuh sebenernya buat refresh semua sampah di dalam otak saya. Jadi hari Jumatnya saya baca. Dan karena saya sudah lemas lunglai dan lesu, saya memutuskan untuk melanjutkannya di hari Sabtu. Nah, waktu hari Sabtu, saya menamatkan buku ini. Saya sudah sedia tisu sebelumnya untuk menghapus air mata saya yang mengalir *wess* tapi setelahnya saya bingung : habis ini mau ngapain ya?
Saya celingak-celinguk kesana sini mencari mangsa, dan menemukan mama. Tapi ternyata beliau sedang mengobrol dengan seorang tamu *seorang dokter, anak dari teman mama yang membuat saya sedikit senyum-senyum karena beliau memakai baju bermotif kotak-kotak, sama seperti motif tempat kacamata mama*. Yowes, karena ga ada kerjaan, tebak saya ngapain? Saya membuka tas, mengeluarkan kertas dan pensil, lalu mengerjakan matematika.
TIDAAAK BETAPA MENYEDIHKANNYA DIRIMU, NAK. Huhuhu parah banget malam minggu malah ngerjain matematika -.- apakah saya normal?
Yeah everybodeeeeh karena sekarang saya sudah mulai ga normal. Saya akhiri saja perjumpaan kita. Oke oke? Byeeeeeeee

Monday, November 15, 2010

Buku Cerita

Hari ini entah kenapa saya teringat kamu dan nomormu. Dan saya ingat tasmu, warna biru. Kita pernah mengisi buku cerita bersama. Saya dulu yang memulainya. Buku cerita ini sedikit emosional, gombal, khas anak kecil kemarin sore. Karena saya suka warna pink, saya putuskan sampulnya warna pink. Lagipula, saya belum pernah tanya sama kamu, ingin berwarna apa buku ini. Saya belum sempat tanya warna favoritmu.
Oh iya, kamu mengajari saya banyaaaak sekali hal. Karena, tentu saja, kamu lebih gaul daripada saya. Tapi kamu juga mengajarkan saya sesuatu yang sedikit, ah saya tidak tahu seberapa penting hal itu. Saya bahkan terlalu malu untuk meng-explain apa 'itu' yang saya maksud. Saya terlalu percaya diri kalau saya sudah pernah merasakannya. 'Itu' yang saya maksud, oke, dalam bahasa koreanya, Sarang. Tahu apa itu sarang?
Kenapa saya dengan mudahnya, dengan percaya dirinya, mendiagnosa kalau saya sudah pernah merasakannya? Karena saya merasakan itu tanpa alasan. For no reason. Itu kata go*gle.
Saya hanya ingin bilang, halaman-halaman buku ini masih kosong. Kosong karena sepertinya masih kamu yang harus menulisnya, walaupun saya terlalu takut memintanya. Kalau bisa, saya ingin membakar buku ini, menghilangkan buku ini, seperti saya menghilangkan mimpi-mimpi yang saya gantungkan ke kamu, tetapi semuanya gagal.
Really, walaupun dua tahun sudah berlalu, buku ini masih kosong. Saya belum pernah bisa mengizinkan orang lain mengisinya.
Really, sekarang saya sedang bertanya-tanya. Kenapa saya begitu berani, kenapa saya begitu tidak tahu malu menuliskan begini di dunia tidak nyata ini, kenapa saya harus repot-repot menuliskan pengarang dari buku cerita ini.