Kadang-kadang kamu muncul dan aku selalu bertanya-tanya, kapan terakhir kali aku memberitahumu dimana rumahku, bagaimana jadwalku, dan jam berapa saja aku duduk dan membaca sambil terkantuk-kantuk di kursiku, karena kamu selalu menghampiriku, tanpa malu-malu. kamu selalu tau.
Kadang-kadang kamu muncul ketika aku menjelaskan ke setiap orang tentang apa saja mimpiku, bagaimana aku bisa mewujudkannya, atau sejauh apa usahaku. kadang-kadang kamu seperti menggodaku untuk menyebutkanmu di dalam mimpiku.
Kadang-kadang kamu muncul saat aku marah. saat kepalaku pening, masalahku bertumpuk, pikiran kacau, rambut morat-marit dan urat-urat di leherku muncul. kadang-kadang kamu mengejekku dengan senyummu, berusaha berkata bahwa aku masih sangat kekanak-kanakan dan terlalu gegabah mengambil semua keputusan, memarahi semua orang. kadang-kadang kamu bilang begitu dengan senyummu itu.
Kadang-kadang kamu muncul ketika semangatku tumpul dan semua hal-hal minor membayangiku. kadang-kadang kamu muncul dan, sekali lagi, dengan senyummu, berkata bahwa aku tidak perlu meributkan hal remeh begitu.
Kadang-kadang kamu seperti api. menyulut semangatku, keberanianku, mimpiku, obsesiku.. dan segala hal yang sepertinya jauh dari jangkauanku.
seakan-akan kamu bilang, mimpiku begitu dekat.. dekat.. dekat.
No comments:
Post a Comment